deraiaksara
Selamat pagi tuan puisi aku mohon diri, pulang ketempat jiwa lainku yang tengah bertapa. jiwa yang tak terlalu mengagungkan kejujuran pun juga tak menginginkan kepura puraan. Terimakasih meski kumengerti tujuan sesungguhnya tuan tersamarkan namun selama ini kaupun tak menyadari letak jiwa ketigaku yang aku sembunyikan


Monday, July 09, 2007

sedetik kebebasan

Tangan terus menulis
Ketika segala yang diucap lidah akan menjadi kebohongan
Ketika setiap kaki melangkah akan berbuah kecerobohan
Ketika semua yang terpikir oleh otak akan berakibat kebodohan
Tanganku terus tak berhenti menulis
Hanya kata kata ... cuman aksara hati tanpa ada sebuah konsekuensi
Dan di akhir kalimat tak perlu kububuhi tandatangan
Apalagi Stempel perusahaan seperti yang biasa aku lakukan

posted by imarkusuma at 11:06 PM

0 Comments:



Post a Comment

....Aku bertutur bukan sebagai teori, aku hanya bertanya yang kemudian aku jawab sendiri.Sejenak biarkan aku menjadi karang agar aku juga mampu bertahan... seperti lelaki menyeka keringat dengan angin pada tubuhnya yang telanjang..... template design by savatoons web design