deraiaksara
Selamat pagi tuan puisi aku mohon diri, pulang ketempat jiwa lainku yang tengah bertapa. jiwa yang tak terlalu mengagungkan kejujuran pun juga tak menginginkan kepura puraan. Terimakasih meski kumengerti tujuan sesungguhnya tuan tersamarkan namun selama ini kaupun tak menyadari letak jiwa ketigaku yang aku sembunyikan


Friday, June 30, 2006

kata pada diri sendiri

Tiga anak tangga telah kutapak.. tinggal tujuh lagi yang belum
Terdengar bunyi “kretek..kretek” bukan dari kayu gagang tangga melainkan dari lutut bergetarku.. bukan karena aku mulai renta kawan.. melainkan masih rapuh
Sulit sekali untuk berkata jujur pada kondisi seperti ini
Namun aku sudah bisa memahami bahwa tahta kebohongan lebih sulit untuk dipertahankan
Pasti aku akan sampai puncak.. dan saat ini aku sudah tahu dengan siapa nanti aku akan bersulang

posted by imarkusuma at 6:03 PM

0 Comments:



Post a Comment

....Aku bertutur bukan sebagai teori, aku hanya bertanya yang kemudian aku jawab sendiri.Sejenak biarkan aku menjadi karang agar aku juga mampu bertahan... seperti lelaki menyeka keringat dengan angin pada tubuhnya yang telanjang..... template design by savatoons web design